Postingan

REKASI SIKLOADISI

Gambar
Reaksi siklo adisi  merupakan reaksi antara diena terkonjugasi dengan suatu dienofil. Dalam hal ini, reaksi Diels Alder hanya dapat berlangsung jika diena terkonjugasi tersebut berada dalam bentuk konformasi s-cis. Reaksi ini melibatkan pemutusan satu ikatan π dari diena dan juga satu ikatan ikatan π dienofil. Selain itu, reaksi ini juga melibatkan pembentukan cincin (siklisasi) antara diena dan dienofil, sehingga menghasilkan senyawa siklik, sebagaimana diilustrasikan pada Gambar berikut. . Jika diena terkonjugasi tersebut berada dalam bentuk konformasi s-trans , maka reaksi masih dapat berlangsung dengan bantuan pemanasan. Ikatan tunggal C-C pada diena s-trans dapat mengalami rotasi dengan bantuan pemanasan, sehingga bentuk konformasi s-trans dapat berubah menjadi s-cis , sebagaimana dapat dilihat pada Gambar berikut. Tidak semua diena terkonjugasi dengan konformasi s-trans dapat berubah menjadi s-cis . Pada sikloalkadiena s-trans dengan salah satu ikatan π 
Gambar
Reaksi Diels-Alder Satu tipe reaksi adisi-1,4 yang sangat penting diwakili oleh reaksi Diels-Alder, yang merupakan suatu jalan ke senyawa sikloheksena. R eaksi ini diberi nama ahli kimia jerman otto Diels dan Kurt Alder, yang bersama-sama memperoleh hadiah nobel 1950 untuk karya mereka dalam bidang ini. Dalam suatu rekasi Diels-Alder, suatu diena dipanasi bersama-sama suatu senyawa tak jenuh kedua, yang disebut dienofil ("pecinta diena"), dan menghasilkan suatu produk yang mengandung cincin enam anggota. Reaksi Diels-Alder hanyalah satu contoh dari suatu kelompok besar reaksi yang disebut reaksi perisiklik. RUMUS GARIS DAN KONFORMASI Karena reaksi Diels-Alder mengubah senyawaan rantai-terbuka menjadi senyawaan siklik, penggunaan rumus garis sangatlah memudahkan untuk menyatakan senyawaan rantai terbuka dalam reaksi ini. Rumus garis ini analog langsung dengan rumus segi-banyak yang menyatakan cincin. Konvensi lain penggunaan istilah s-cis dan s-trans untuk meng
Gambar
Mekanisme Reaksi Substitusi N ukleofililk Dan E lektrofilik S enyawa A lifatis A.      Reaksi Substitusi N ukleofililk Nukleofilisitas merupakan ukuran kemampuan sutau pereaksi yang menyebabkan terjadinya suatu reaksi subtitusi. Reaksi substitusi nukleofilik dibagi menjadi dua tahapan yaitu reaksi substitusi nukleofilik unimolekuler dan reaksi nukleofilik bimolekuler. v   Reaksi substitusi nukleofilik unimolekuler ( SN 1 ) Reaksi substitusi nukleofilik unimolekuler ( SN 1 ) terjadi melalui dua tahap an . P ada tahap pertama, ikatan antara karbon dan gugus bebas putus, atau substrat terurai. electron – electron ikatan terlepas bersama dengan gugus bebas, dan terbentuklah ion karbonium. P ada tahap kedua, yaitu tahap cepat, ion karbonium bergabung dengan nukleofil akan membentuk hasil. Diagram perubahan energi reaksi SN 1 M ekanisme reaksi substitusi nukleofilik unimolekuler, SN 1 Mekanisme reaksi SN 1 hanya terjadi pada alkil halida tersier . Nukleofil yang dapat